P2H & Keselamatan

Pentingnya P2H Sebelum Mengoperasikan Unit

Peserta LPPM EDUARDO melakukan pemeriksaan unit sebelum praktik lapangan
Peserta mempelajari pemeriksaan harian unit sebelum praktik.

P2H atau pemeriksaan dan perawatan harian adalah kebiasaan penting sebelum peserta menggunakan kendaraan maupun alat berat. Pemeriksaan ini membantu peserta mengenali kondisi unit, menemukan tanda yang tidak normal, dan memastikan area kerja cukup aman sebelum mesin dihidupkan.

Dalam pelatihan, P2H bukan sekadar daftar yang dihafal. Peserta perlu memahami alasan setiap pemeriksaan agar dapat melaporkan temuan dengan jelas dan tidak memaksakan unit ketika terdapat kondisi yang berisiko.

Bagian yang diperiksa sebelum unit digunakan

Pemeriksaan dimulai dari pengamatan di sekeliling unit. Peserta diarahkan melihat kondisi ban atau track, kebocoran cairan, lampu, kaca, spion, sambungan, selang, ruang mesin, perlengkapan keselamatan, serta benda yang dapat mengganggu pergerakan kendaraan.

Setelah pemeriksaan luar, peserta mengenali indikator pada panel, fungsi rem, kemudi, klakson, sabuk keselamatan, dan kontrol utama. Jenis pemeriksaan disesuaikan dengan unit karena mobil ringan, Sarana LV 4x4, dump truck, dan excavator mempunyai karakter yang berbeda.

Catat dan laporkan temuan dengan benar

Jika ditemukan kebocoran, komponen longgar, indikator peringatan, atau kerusakan lain, peserta tidak diarahkan untuk menebak-nebak perbaikan. Temuan harus dicatat dan disampaikan kepada instruktur atau penanggung jawab unit agar dapat diperiksa lebih lanjut.

Setelah unit dinyatakan dapat digunakan, hidupkan mesin sesuai prosedur dan amati kembali suara, getaran, indikator, maupun respons kontrol. Hentikan proses bila muncul kondisi yang tidak biasa. Urutan yang konsisten membuat pemeriksaan lebih mudah diingat dan mengurangi bagian yang terlewat.

P2H membangun disiplin dan tanggung jawab

Kebiasaan P2H melatih ketelitian, komunikasi, dan kepatuhan terhadap prosedur. Keterampilan ini relevan untuk penggunaan kendaraan sehari-hari maupun lingkungan operasional seperti pertambangan, perkebunan, konstruksi, dan logistik.

Keselamatan tetap menjadi keputusan utama

P2H tidak menggantikan pemeriksaan teknis oleh mekanik. Apabila unit dinilai tidak aman, praktik harus ditunda sampai kondisi diperiksa. Tujuan pelatihan adalah membangun kebiasaan mengoperasikan unit secara bertanggung jawab, bukan sekadar membuat unit dapat berjalan.

Ingin belajar praktik dengan pendampingan?

← Kembali ke Daftar Artikel
Chat Admin